Tampilkan postingan dengan label Trend Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trend Politik. Tampilkan semua postingan

Benarkah, Bupati Dedi Bakal Bangun Trans Studio? Ini Penjelasannya!


Berita desas desus ini ternyata benar adanya. Seperti telah dilansir situs berita online ternama tempo.co. Belum lama ini, bupati dengan segudang prestasi dan keunikan ini menyatakan bahwa beliau bekerja sama dan melengkapi destinasi purwakarta lansgung dengan Bos Transcorp, Chairul Tanjung.

Transcorp akan melengkapi destinasi pariwisata modern di Kota Purwakarta, Jawa Barat, dengan membangun Trans Studio Mini. "Sudah firm," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, kepada Tempo, Senin pagi, 7 Maret 2016. 

Dedi mengatakan sudah bertemu langsung dengan bos Transcorps, Chairul Tanjung, buat kepentingan pembangunan Trans Studio Mini di kotanya tersebut, di Jakarta, akhir pekan kemarin. "Makanya saya berani memastikan rencana itu," katanya menegaskan.

Menurut Dedi, CT sapaan akrab Chairul, itu, sangat tertarik dengan perkembangan pariwisata di Purwakarta, terutama setelah memiliki destinasi baru Taman Sri Baduga dengan ikon Air Mancur Berjoget yang berada di jantung kota Purwakarta.

Adapun groundbreaking pembangunan Trans Studio Mini di Purwakarta tersebut akan dilakukan medio Mei-Juni 2016, saat musim hujan sudah berganti ke musim kemarau. "Dan diharapkan tuntas akhir tahun, sehingga awal tahun 2017 sudah bisa dioperasikan," Dedi menjelaskan.

Bakal lokasi pembangunan Trans Studio Mini yang akan memiliki luas dua hektare tersebut, ditempatkan di Jalan Ipik Gandamanah. Kehadiran destinasi wisata modern tersebut dipastikan akan menggenjot kunjungan wisatawan lokal, regional, nasional, dan internasional ke Purwakarta.

"Para pelancong seputar Jabodetabek, Karawang, Subang, Cirebon, Indramayu, dan Kuningan, tidak usah datang ke Bandung lagi kalau mau berkunjung ke Trans Studio. Cukup datang ke Purwakarta saja," Dedi menuturkan.

Makanya, Dedi optimistis mentahbiskan Purwakarta sebagai daerah kunjungan wisata potensial bukan saja di Jawa Barat, melainkan di Indonesia. Termasuk target kunjungan wisata tiga juta pelancong yang mulai dicanangkan tahun ini, juga optimistis akan tercapai.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Perhubungan Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Kabupaten Purwakarta Asep Supriyatna mengatakan kehadiran Trans Studio Mini di daerahnya akan melengkapi destinasi wisata unggulan kecuali Air Mancur Berjoget Taman Sri Baduga, juga Situ Wanayasa yang terkenal dengan ikon alam eksotisnya dan Masjid Raya Cilodong dengan area taman balkisnya yang mempesona yang segera dibangun dengan dana Rp 125 miliar.

Belum lagi wisata kuliner khas makanan tradisional Purwakarta dan khas Sunda yang sudah rutin digelar saban malam libur akhir pekan di Jalan Kolonel Kornel Singawinata, juga menjadi daya betot wisatawan yang potensial.

"Saat ini, jumlah kunjungan wisata ke sejumlah destinasi yang ada mencapai 200 ribu orang setiap pekannya," ujar Asep.


Sumber foto dan selengkapnya : m.tempo.co

Putra Jokowi Baru Lulus Kuliah Di Singapura

Faktanya bukanlah itu...





Kaesang telah lulus dari studi program International Baccalaureate, Anglo-Chinese School International (ACSI) di Singapura.

Kini, Putra bungsu Presiden Joko Widodo atau yang sering di sebut Jokowi itu telah diwisuda. Jokowi dan Ibu Negara Iriana datang langsung ke seremoni wisuda di Singapura pada Jumat 21 November 2014 malam.

Sepert yang telah dilansir oleh beberapa netizen, Guru Fisika Kaesang di ACSI, Ho Wee Kwong mengenal Kaesang sebagai sosok remaja sederhana, bersahaja dan tidak sombong. Saking sederhananya, menurut dia, warga sekolah tak tahu bahwa Kaesang anak seorang presiden.

"Di sini tak ada yang tahu dia (Kaesang) anak Presiden Indonesia. Dia pergi sekolah naik bus umum, sama seperti murid lain. Dia juga tak pernah memberi tahu ke kami kalau dia anak Gubernur atau anak Presiden," ungkap Ho Wee Kwong, seperti dimuat Straits Times, Sabtu (22/11/2014).

"Dia cuma bilang namanya Kaesang, anak seorang pengusaha," imbuh dia.

Alasan Harga BBM Naik Dan Perbandingan Harga BBM Di Asean

Mau tahu alasan dan perbandingan harga BBM di ASEAN?






Selasa (18/11/2014) Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis solar dan premium. Isu kenaikan BBM di Indonesia sebenarnya sudah mencuat sejak beberapa bulan lalu. Isu tersebut kemudian mereda belakangan ini, namun sepulangnya dari luar negeri Joko Widodo langsung mengumumkan kenaikan harga BBM. Untuk jenis premium naik Rp 2.000,- bukan Rp 3.000,- seperti yang dikabarkan selama ini, sedangkan untuk jenis solar juga mengalami kenaikan yang sama.

Harga BBM jenis premium yang semula adalah Rp 6.500,- naik menjadi Rp 8.500,- sedangkan solar naik dari Rp 5.500,- menjadi Rp 7.500,-. Meski harga BBM naik Rp 2.000,- , pemerintah masih menyisakan subsidi sebesar Rp 1.500,- / liter untuk jenis premium. Pasca diumumkanya kenaikan harga BBM ini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinof Chanigo memaparkan sejumlah rencana pemerintah terkait kenaikan BBM ini.

Alasan harga BBM naik ini adalah subsidi yang terlalu tinggi dan belum tepat sasaran. Sayangnya subsidi BBM tersebut sebagian besar dinikmati oleng orang kaya. Rata-rata orang yang datang ke SPBU dengan sepeda motor hanya mengisi 2-3 liter saja, sementera itu yang datang dengan mobil pasti mengisi diatas 20 liter. Oleh karena itu subsidi BBM tersebut dinilai tidak tepat sasaran sehingga pemerintah mengalihkan subsidi untuk sektor lain. Menurut Andrinof, pengalihan ini digunakan untuk perbaikan serta pembangunan irigasi, targetnya sudah bisa swasembada beras dalam 2 tahun mendatang. Selain itu Andrinof juga memaparkan sejumlah rencana lainya seperti untuk pembangunan pembangkit listrik, pembangunan jalan, dan pembiayaan program kelautan. Intinya pengalihan subsidi BBM ini untuk kepentingan masyarakat sehingga bisa lebih produktif.

Jokowi dalam keteranganya juga mengumunkan, ketiga “kartu sakti” yang telah diluncurkan sebelumnya merupakan kompensasi kenaikan harga BBM ini. Ketiga kartu sakti yang dimaksud adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Setelah diumumkanya kenaikan harga BBM ini terjadi demonstrasi di beberapa tempat. Banyak yang berujar alasan harga BBM ini tidak masuk akal, mengingat harga minyak dunia sedang menurun. Di media sosial twitter, #salamgigitjari dan #shameonyoujokowi bahkan menjadi trending topic. Lantas apakah harga BBM di Indonesia terlalu mahal? untuk itu mari kita lihat perbandingan harga BBM di indonesia dan di negara ASEAN lainya.

Perbandingan Harga BBM di Indonesia Dan Negara ASEAN lainya

Jika dibandingakan dengan malaysia memang harga BBM di indonesia lebih mahal. Di Malaysia harga bensin dengan RON (Research Octane Number) 95 adalahj 2,3 ringgit atau sekitar Rp 8.400,- sedangkan harga solar diesel adalah Rp 2,2 ringgit atau Rp 8.100,0 untuk setiap liternya. Dengan demikian praktis harga BBM di indonesia lebih mahal di banding dengan malaysia padahal bensin premiun di Indonesia memiliki RON 88. Namun untuk harga solar relatif lebih murah. Sementara jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain seperti Thailand dan Singapura harga BBM di Indonesia lebih murah. Di Singapura misalnya, bensin dengan RON 95 dibanderol dengan harga Rp 19,643,- perliternya, lebih mahal dari Pertamax Plus di Indonesia. Harga BBM yang paling murah di ASEAN adalah di Brunei Darussalam yakni Rp 4.100,-/. Namun hal tersebut wajar saja karena di negara tersebut memiliki produksi minyak besar dengan jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit dibanding Negara lain di ASEAN.

Menyikapi kenaikan harga BBM ini, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menolak kalau harga BBM di Indonesia sangat mahal. Menurutnya harga pasar BBM subsidi saat ini adalah Rp 10 ribu perliternya, dihirung dari rata-rata harga minyak dalam satu tahun. Harga BBM bersubsidi searang ini menurut Bambang sudah sesuai dengan pasar.